HKAN 2021 Dongkrak Perekonomian Kupang

HKAN 2021 Dongkrak Perekonomian Kupang

Puncak peringatan HKAN 2021 di Pantai Lasiana, TWA Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur tidak hanya memberikan gegap gempita perhatian masyarakat terhadap konservasi, tetapi juga memberikan dampak bagi pergerakan ekonomi lokal di NTT, khusunya di kota Kupang. Tim Direktorat PJLHK melakukan kajian sederhana untuk melihat berapa besar pergerakan ekonomi yang ditimbulkan dari aktivitas para peserta dan undangan yang hadir di Pantai Lasiana untuk mengikuti Peringatan Puncak HKAN 2021. Kajian ini dilakukan dengan wawancara melalui kuisioner kepada 147 responden ( 80,3% laki-laki dan 2,8% perempuan) yang merupakan peserta atau undangan Puncak Peringan HKAN 2021. Dari hasil kusioner diketahui sebagian besar peserta dan undangan HKAN berasal dari Sumatera (25,2%), Jawa (23,1%), Kalimantan (12,2%) dan sisanya menyebar berasal dari Sulawesi, Maluku, Papua, NTB dan Bali. Peserta hadir di HKAN secara berkelompok dengan anggota kelompok rata-rata sebanyak 4-6 orang. Bila dihitung secara rerata, dari 147 orang respon yang berkontribusi dalam wawancara, dapat diketahui bahwa jumlah orang yang berpergian untuk kegiatan HKAN 2021 sebanyak 1.237 orang. Atau sebanding dengan 1 orang responden mewakili 9 orang.

Para responden merencanakan lama tinggal yang cukup beragam, sebagian besar responden (49%) menyatakan akan tinggal 3-4 hari, 45% diantaranya akan tinggal 5-6 hari, sisanya 3% akan tinggal selama 7-8 hari atau 0-2 hari. Umumnya, ini adalah kunjungan pertama bagi para responden. 112 orang respon (78%) menyatakan belum pernah ke Kupang sebelum adanya kegiatan HKAN, dan 22% sisanya menyatakan sudah pernah. Responden yang menyatakan pernah ke Kupang sebelum kegiatan HKAN rata-rata terbesar berkunjung 1-2 kali. Kegiatan HKAN dapat dikatakan mampu menjadi triger kunjungan suatu destinasi. Hal ini terlihat dari jawaban responden atas pertanyaan apakah responden pernah berkunjung ke TWA Teluk Kupang (Pantai Lasiana)?. 137 orang menyatakan belum pernah berkunjung ke pantai Lasiana, 10 orang menyatakan pernah berkunjung. Hal ini menunjukkan, bahwa 35 orang yang sebelum kegiatan HKAN berkunjung ke Kupang hanya sekitar 28% mengunjungi pantai Lasiana. Dari 10 orang yang mengunjungi pantai Lasiana, rata-rata responden mengunjungi pantai tersebut 1-2 kali. Hanya 2 responden yang menyatakan pernah lebih dari 9 kali.

Perputaran ekonomi dari suatu aktivitas atau kunjungan seseroang ke suatu wilayah atau destinasi dapat dilihat dari besarnya biaya yang dikeluarkan untuk transportasi (baik udara, darat atau air), akomodasi dan penginapan, konsumsi selama melakukan kegiatan atau kunjungan, serta pengeluaran lainnya baik untuk cinderamata atau lainnya. Dari hasil wawancara terhadap responden diketahui total pengeluaran satu orang pengunjung selama kegiatan adalah sebesar Rp. 9,58 juta. Sebagian besar biaya pengeluaran tersebut dialokasikan untuk biaya transportasi yaitu sebesar Rp. 6,09 juta yang terdiri dari biaya pesawat PP dan biaya travel transportasi lokal selama mengiktui kegiatan.

Selanjutnya, proporsi terbesar kedua dialokasikan untuk akomodasi peserta HKAN selama mengikuti kegiatan sebanyak Rp. 3,13 juta. Peserta menginap menyebar di hotel ataupun home stay yang ada di sekitar lokasi kegiatan. Selanjutnya, biaya konsumsi mendapatkan proporsi sebesar Rp. 1,16 juta dan sisanya merupakan pengeluaran untuk keperluan cinderamata dan keperluan lainnya.

Dengan proyeksi total peserta dan undangan yang hadir di Pantai Lasiana TWA Teluk Kupang sebanyak 1.237 orang, maka diperkirakan terjadi perputaran ekonomi sebesar Rp. 12,712 Milyar selama kegiatan HKAN ini berlangsung. Angka ini kemungkinan akan terus bertambah karena sebagian peserta dan undangan HKAN yang menjadi responden (53%) menyatakan telah melakukan kunjungan sebelum pelaksanaan kegiatan HKAN dan 76% responden menyatakan akan melakukan kegiatan kunjungan lanjutan di destinasi wisata yang ada di Kupang dan sekitarnya.

 

Sumber Berita : https://jasling.menlhk.go.id/

/ Aktifitas, Target Nasional 2

Anda akan meninggalkan halaman website Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Indonesia,

Apakah anda yakin?

Menuju ke : http://inabif.lipi.go.id/
Lanjutkan
close-link

Anda akan meninggalkan halaman website Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Indonesia,

Apakah anda yakin?

Menuju ke :Β http://kkji.kp3k.kkp.go.id/index.php/basisdata-kawasan-konservasi
Lanjutkan
close-link

Anda akan meninggalkan halaman website Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Indonesia,

Apakah anda yakin?

Menuju ke :Β http://ejournal.lipi.go.id/
Lanjutkan
close-link